Kendaraan Amfibi AS Kecelakaan Saat Latihan, 1 Marinir AS Tewas dan 8 Lainnya Hilang

Home / Berita / Kendaraan Amfibi AS Kecelakaan Saat Latihan, 1 Marinir AS Tewas dan 8 Lainnya Hilang
Kendaraan Amfibi AS Kecelakaan Saat Latihan, 1 Marinir AS Tewas dan 8 Lainnya Hilang Tentara AS mendarat dengan kendaraan serangan amfibi (AAV) selama misi gabungan AS-Thailand di provinsi Chonburi, Thailand timur pada 16 Februari 2019. (Foto: Sakchai Lalit/The Associated Press)

TIMESBANYUMAS, JAKARTA – Seorang marinir AS dinyatakan tewas dalam kecelakaaan yang menimpa sebuah kendaraan perang amfibi milik AS, di California pada Kamis (30/7/2020). Kecelakaan ini juga menyebabkan 8 orang marinir lainnya dinyatakan hilang.

Dilansir dari CBC, pemerintah setempat bersama regu marinir hingga saat ini masih mengupayakan pencarian dan penyelamatan di beberapa sudut area Pulau San Clemente dimana latihan itu diadakan.

Letnan Cameron H. Edinburgh, juru bicara Korps Marinir untuk Camp Pendleton di San Diego mengatakan bahwa dari yang terluka, satu dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis dan yang lainnya dalam kondisi stabil.

“Kami sungguh berduka atas kejadian ini. Kami harap semua warga ikut mendoakan para marinir dan keluarganya selagi kami melakukan pencarian,” pernyataan Kolonel Christopher Bronzi, komandan unit, dalam tweet lain di akun resmi marinir Amerika.

Diketahui, marinir AS menggunakan kendaraan serbu amfibi untuk mengangkut pasukan dan peralatan mereka dari kapal Angkatan Laut ke darat. Mereka dijuluki "amtrac" karena nama asli kendaraan itu adalah "amfibi tractor".

Kendaraan ini berlapis baja dan tahan peluru serta dilengkapi dengan senapan mesin dan pelontar granat. Penampakan kendaraan ini agak menipu karena terlihat seperti tank.

Kecelakaan ini menjadi kecelakaan ketiga yang dialami marinir Amerika dengan menggunakan kendaraan Amfibinya dalam sepuluh tahun belakangan.  

Pada 2017, 14 marinir dan satu pelaut Angkatan Laut dirawat di rumah sakit setelah kendaraan serangan amfibi mereka mengenai jalur gas alam, menyalakan api yang melanda kapal pendarat selama latihan.

Dan pada tahun 2011, seorang marinir AS meninggal ketika sebuah kendaraan menyerang amfibi milik AS dalam latihan tenggelam di tepi Camp Pendleton. Dan terakhir adalah kecelakaan di bulan Juli 2020 ini, yang menewaskan 1 orang marinir. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com